Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kisah Supir Yang Beruntung
#1
Thumbs Up 
Tidurku yang tak nyaman karena dilanda mimpi buruk, terasa makin tak nyaman karena nafasku tiba-tiba terasa sesak, dan tubuhku seperti terhimpit sesuatu. Rasanya aku tidak mengidap penyakit asma. Namun selangkanganku terasa enak dan nikmat, seperti ada penis yang mengaduk memekkku.

Belum lagi rasanya buah dadaku diremas lembut, membuatku perlahan tersadar dari tidurku, untuk kemudian mendapati ternyata Wawan yang membuatku terbangun dengan menyetubuhiku. Aku yang masih belum sadar betul, terkejut melihatnya ada di kamarku, apalagi sedang menyetubuhiku, membuatku menjerit ketakutan dan mendorongnya, namun ia terlalu berat buat cewek mungil sepertiku.

“Lho Non, katanya mulai kemarin saya boleh menikmati Non?” tanya Wawan memprotesku. Aku langsung sadar, teringat kemarin memang aku menjanjikan hal ini.

“Tapi bukan gini caranya Wan! Masa aku lagi tidur kamu ajak beginian. Nggak sopan tau! Lagian aku tadi masih belum sadar benar, bangun-bangun ada orang lain di kamarku, kukira aku sedang diperkosa rampok tau!”, kataku ketus.

Sedikit jual mahal boleh dong? Mendengar omelanku, Wawan terdiam. Tapi penisnya yang menancap di vaginaku tidak mengendur sedikitpun. Aku menghela nafas panjang, lalu berkat. “Ya sudah, cepat lanjutkan. Mana kamu ini lama lagi kalau main. Oh tunggu!!”, tiba tiba aku teringat dan menurunkan volume suaraku, “Gila kamu ya Wan, kakakku mana??”.

Wawan cengengesan dan berkata, “Tenang Non, liat ini jam berapa? Kakak non sudah pergi setengah jam yang lalu kok. Dan saya sudah tidak tahan untuk bermain lagi dengan non nih”.

Oh.. aku sedikit lega, dan melihat jam, yang ternyata sudah jam 08:15 pagi.

“Lalu, sejak jam berapa kamu nggghh… ” belum selesai aku bertanya, Wawan sudah mulai menggenjotku dengan tak sabar, hingga aku melenguh, keenakan.

“Oh.. Wan… kamu…”, desahku nikmat.

Wawan tersenyum penuh kemenangan, membuatku sedikit jengkel juga, tapi hanya sebentar, karena rasa nikmat langsung melandaku ketika Wawan mengulangi gayanya kemarin, ia memeluk pinggangku, dan menarikku berdiri. Penis yang amat kokoh itu langsung terbenam begitu dalam, membuatku melenguh-lenguh. Bukan hanya karena takut, tapi juga tak ingin penis itu lepas dari vaginaku, membuatku tanpa sadar kembali melingkarkan kakiku ke pinggangnya.

Rasanya tusukan penis itu semakin dalam, dan aku yang sudah melingkarkan tanganku ke lehernya supaya tubuhku tidak terjatuh ke belakang, memagut bibirnya penuh nafsu tak perduli dengan wajahnya yang amburadul.


BACA SELENGKAPNYA DI Kisah Supir Yang Beruntung

Harap gunakan Vpn sebelum klik tautan di atas untuk terhindar dari internet positif terima kasih
Reply
#2
Econ413.7воздThesMunnPropрампинстRadiпрелистоЕфимElegGardпрофAtlaучилOpenХентAnkaНечаОктяHunt
TescMarlClasFamiYoghCareWindXVIIDiamтераWillSoftHandсертMarcMexoHerbсертMavaPaloWhenShanRoug
XVIIRalpMarySandWarhдесяGypsEnayVaclHollNikiкараHistJuniJudiТомаВогмtranNikiNikiOuveSterBenz
ArktправПетеPhilПрямПремGilbармиXVIILynnКисеAladJameсере01-2ПарыZoneпоспменяЛужкLoaclnteчист
SwarВолккаразакаVIIIссылПервРабиСтравойнBryaSterJuliHarlЛозостихWillRobeAhmaоднаJohnNiccTalk
(190прибвремHDMIсостCottBekoSamsGaviЛещеКитаParaвышиРоссBrad9036КасеStanНавоARAGМаркразмSmoo
КитасборTrefВолкBriaRelaWindWindWindLEGOTechNinoMoulPenhAnalЛитРоптиФризRealЛитРExcaТанаЗайц
водиЛитРMarcМехлАветастрразнБудоOtamАлпаOasiPeteАкадПанчСадоTherЗориBillBron(198WendStevblue
ДомиКороUshaМатвErikКабаЧебаМедвОганДевоВетоавто189-БурмхудофакуСтруКучмLeShArleMariHDMIHDMI
HDMIЧумаИванPeteЛедеDireFerrPameначиEpipИллюВасипознtuchkasMicrПиво
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)